Sabtu, 05 September 2009

Fungsi GPS

Fungsi GPS ketika dikembangkan pertama kali adalah untuk menentukan posisi dan navigasi tetapi sejalan dengan perkembangan Sistem Informasi Geografis ( SIG ) maka fungsi GPS bertambah dengan memberikan informasi kenampakan ( data cupture ), dapat memberikan gambaran dan menghitung luas suatu bentuk feature tertentu, dan merupakan suatu system informasi yang mampu diakseske berbagai software GIS.

Perkembangan GPS ini tentu saja menuntut keseragaman tertentu untuk penentuan posisi dan jarak dalam system yang digunakan yaitu referensi geografis yang digunakan, dalam hal ini adalah WGS 84 ( World Geodetic Survey 84 ) yang digunakan sekarang.

Sabtu, 08 Agustus 2009

Data Informasi GPS

Informasi yang ditransmisikan dari satelit ke penerima GPS terdiri dari dua jenis. Yang pertama disebut "almanak", yaitu posisi dari semua satelit GPS. Jenis informasi kedua disebut "efemeris", yaitu koreksi data almanak. "Kalau ’almanak’ di-update kira-kira seminggu sekali, data ’eferemis’ biasanya di-update tiap setengah jam. Alat penerima GPS yang dinyalakan kembali setelah seharian dimatikan masih bisa menggunakan data almanak sebelumnya.

Rabu, 15 Juli 2009

Sejarah GPS

GPS sebenarnya adalah proyek Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) yang memberinya nama resmi NAVSTAR (NAVigation Satellite Timing And Ranging). Bagian utama dari sistem GPS adalah 24 satelit yang mengorbit Bumi di ketinggian 20.200 kilometer . Orbit satelit dirancang sehingga setiap titik di Bumi dapat melihat paling sedikit empat satelit pada setiap saat.

Tiap satelit mengitari bumi kira-kira sekali dalam 12 jam dengan kecepatan sekitar 11.000 kilometer per jam. Satelit GPS mempunyai panel-panel pengumpul tenaga Matahari untuk membangkitkan energi listrik yang diperlukannya. Selain itu juga ada baterai yang menyimpan tenaga listrik dan mempergunakannya saat satelit tidak memperoleh sinar Matahari.

Satelit GPS pertama diluncurkan tahun 1978 dan konstelasi 24 satelit berhasil dilengkapi tahun 1994. Setelah itu satelit-satelit baru rutin diluncurkan untuk meng-upgrade satelit lama atau mengganti satelit yang rusak/tidak berfungsi lagi. Tiap satelit mentransmisikan data navigasi dalam sinyal CDMA (Code Division Multiple Access)-sama seperti jenis sinyal untuk telepon seluler CDMA. Sinyal CDMA menggunakan kode pada transmisinya sehingga penerima GPS tetap bisa mengenali sinyal navigasi GPS walaupun ada gangguan pada frekuensi yang sama. Frekuensi yang digunakan adalah L1 (1575,42 MHz) dan L2 (1227,6 MHz).